Mata Pencaharian Tradisional vs Modern

A. Mata Pencaharian Tradisional

1. Berburu dan Meramu

    Jenis mata pencarian masyarakat ini terbilang paling tua. Pada pengaplikasiannya berburu dilakukan secara langsung dengan menangkap dan mengonsumsi hewan hasil buruan tersebut. Pemburuan berlangsung secara berkelompok yang isinya merupakan anggota keluarganya sendiri. Sedangkan meramu adalah kegiatan mengambil dan memanfaatkan tumbuhan secara langsung dari alam

2. Beternak

    Sistem mata pencarian selajutnya adalah beternak. Zaman dahulu peternakan dijalankan hanya dalam lingkup keluarga. Karena itulah semua pekerja peternakan merupakan anggota keluarga. Namun sekarang peternakan telah berkembang sebagaimana kegiatan ekonomi lainnya berjalan. Peternakan banyak didirikan dan tersebar di berbagai daerah. Biasanya peternakan berlokasi di daerah-daerah yang ditumbuhi padang rumput, seperti di Asia Tengah dan beberapa kawasan di benua Afrika. Para peternak tentu membutuhkan kebutuhan lain selain daging dan susu. Maka dari itu mereka menjalin hubungan dengan kelompok-kelompok lainnya yang bercocok tanam untuk mendapatkan beras dan lainnya.

3. Bertani

    Dalam mengolah tanah pertanian, masyarakat tradisional masih menerapkan teknologi sederhana. Biasanya lahan pertanian pada masyarakat tradisional sempit dan sangat tergantung pada alam. Hasil taninya pun secara umum untuk dikonsumsi sendiri, sementara itu sisanya dijual. Dalam bidang pertanian terdapat istilah tuan tanah, petani, dan buruh tani. Tuan tanah merupakan pemilik tanah pertanian. Lalu petani adalah orang yang memanfaatkan tanah pertanian. Sedangkan buruh tani ialah orang yang dipekerjakan untuk mengolah tanah pertanian. Jika melihat kepada masyarakat modern, pengolahan tanah pertanian sudah dijalankan dengan teknologi yang lebih cangih, misalnya, menggunakan traktor. Pada dasarnya teknologi berfungsi untuk menghasilkan panen yang lebih banyak.

4. Menangkap Ikan

    Sistem mata pencarian selanjutnya adalah menangkap ikan di sungai, danau, maupun laut. Praktik tersebut juga terbilang sistem mata pencarian yang cukup tua selain usaha berburu dan meramu. Kegiatan ini berupa usaha sambilan di samping bercocok tanam. Namun seiring perkembangan zaman, masyarakat menjadikan sistem mata pencarian ini sebagai usaha utama mereka. Menangkap ikan bisa dilakukan dengan menggunakan jala dengan perahu dayung, perahu layar, atau dengan perahu bermesin kecil. Hal itu biasanya dilakukan oleh masyarakat tradisional. Pada masyarakat tradisional, hasil memancing biasanya sedikit dan hanya untuk dikonsumsi sendiri, bukan untuk dijual kembali. Adapun pada masyarakat modern, menangkap ikan biasanya sudah dilakukan dengan teknologi yang maju. Mereka menggunakan alat pancing yang besar disertai dengan kapal-kapal besar pula. Kapal-kapal itu juga memiliki berbagai fasilitas untuk mengawetkan hasil tangkapan laut. Mereka dapat menjangkau daerah laut yang luas dan umumnya hasil tangkapan dijual ke perusahaan makanan ataupun ke restoran-restoran. Itu macam-macam sistem mata pencarian yang ada di Indonesia. Sebenarnya masih banyak sistem mata pencarian lainnya yang berkembang hingga saat ini. Salah satunya bidang jasa seperti psikolog dan jasa ekspedisi atau pengiriman barang.


freepik.com


B. Mata Pencaharian Modern

1. Social Media Specialist

    Saat ini sudah banyak perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan untuk posisi social media specialist. Tanggung jawab pekerjaan ini secara umum adalah untuk melakukan pengamatan terhadap traffic pada media sosial.

2. Penulis

    Ada banyak sekali profesi penulis yang dibutuhkan oleh berbagai perusahaan. Mulai dari penulis blog, content writer, copywriter, UX writer, dan masih banyak lagi. Pekerjaan kekinian ini memang sangat beragam karena bisa ditempatkan di berbagai sektor sesuai dengan fokus bidangnya masing-masing.

3. Videografer

    Meski bukan tergolong pekerjaan baru, namun di era modern sekarang ini sudah semakin banyak masyarakat yang berprofesi sebagai videografer. Kehadiran media sosial juga sangat membantu para videografer dalam menampilkan hasil video yang sudah dibuat. Kreativitas, ide yang tak terbatas, dan kemampuan editing video menjadi salah satu syarat untuk bekerja sebagai videografer.

4. Digital Marketer

   Digital marketer adalah pekerjaan masyarakat modern yang sedang banyak digandrungi saat ini. Sudah banyak perusahaan dan agensi yang membutuhkan jasa seorang digital marketer untuk membantu memasarkan produk atau jasa mereka sesuai dengan strategi pemasaran digital yang diperlukan.


freepik.com


Kesimpulan Dari Perspektif Antropologi :
Mata pencaharian tradisional dan modern sama-sama berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Perubahan dari tradisional ke modern terjadi karena faktor teknologi, ekonomi global, pendidikan, dan kebijakan pemerintah. Dalam antropologi, transisi ini penting dikaji karena berpengaruh besar terhadap struktur sosial, budaya lokal, hingga relasi manusia dengan lingkungan.


Sumber :
kumparan.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DINAMIKA KEBUDAYAAN

Menelusuri Proses Difusi, Akulturasi, Asimilasi, dan Inovasi dalam Dinamika Sosial

Analisa Film Gowok Kamasutra Jawa